(0353) 881235 pabojonegoro@gmail.com delegasi.pabojonegoro@gmail.com
Memuat jam...
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 14:10 WIB
(Dok. Pengadilan Agama Bojonegoro)
(Dok. Pengadilan Agama Bojonegoro)
 
 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemkab Bojonegoro bakal membangun Kantor Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro di Jalan Pattimura Bojonegoro, dari sebelumnya di Jalan M.H. Thamrin.

Proyek itu sudah memasuki penandatanganan kontrak sesuai layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) senilai Rp 8,5 miliar.

Rencananya lebih luas dan dibutuhkan untuk memenuhi pelayanan prima. "Kalau lancar 2027 (mulai ditempati)," kata Panitera PA Bojonegoro Sholikin Jamik kemarin (21/8).

Dia mengatakan, pemindahan kantor merupakan semangat melawan pungutan liar (pungli) dan menuju pelayanan prima. Sebab, kantor lama tidak memenuhi syarat untuk melakukan layanan prima tersebut. 

Khususnya terkait lahan parkir untuk para pemohon perkara. "Ketika pencari keadilan rerata 3.600-an per tahun, dengan kantor sempit tidak memenuhi persyaratan dalam pelayanan (prima)," ujarnya.

Hal itu, lanjut dia, membuat pemohon perkara menitipkan kendaraan di tanah warga. Menurut dia, karena itu pihaknya tidak memiliki kewenangan dan mengawasi jika ada potensi hal tidak dibenarkan dalam hukum. "Makanya harus memikirkan cara," klaimnya.

Di saat yang sama, kata dia, PA merupakan lembaga vertikal menginduk mahkamah agung (MA). Namun, tetap harus bersinergi dengan pemerintah kabupaten (pemkab).

Sebab, yang dilayani juga masyarakat Bojonegoro. "Kami dapat penghargaan wilayah bebas dari korupsi di 2023. Dengan luas lahan kantor sekarang kami upaya maksimal untuk menangani perkara. Hanya, problemnya di lahan parkir. Harusnya tidak terpisah," bebernya.

Dia menambahkan, luas lahan kantor PA saat ini yang berlokasi di Jalan M.H. Thamrin seluas 910 meter persegi (m2). Sedangkan, kantor baru berlokasi di Jalan Pattimura seluas 2.659 m2. "Kantor baru di Jalan Pattimura direncanakan sejak 2021 saat Covid-19," katanya.

Berdasar LPSE, tercantum rehabilitasi kantor PA Bojonegoro dengan pagu anggaran Rp 8,5 miliar. Tahap saat ini masuk penandatanganan kontrak. Dimenangkan CV Indo Karya dengan harga negosiasi Rp 8,1 miliar dan terkoreksi Rp 8,2 miliar. (yna/msu)

Sumber: https://radarbojonegoro.jawapos.com/bojonegoro/716468836/kantor-pa-bojonegoro-bakal-pindah-di-jalan-pattimura-peroleh-hibah-pembangunan-kantor-rp-85-miliar

PERINGATI MILAD PERADILAN AGAMA KE-143, PTA SURABAYA GELAR DISKUSI HUKUM DAN PTA SURABAYA AWARD

 


Surabaya, 14 Agustus 2025 – Pada tanggal 1 Agustus 2025, Peradilan Agama memperingati hari jadinya yang ke-143. Puncak acara peringatan milad tersebut digelar hari ini oleh PTA Surabaya dengan mengadakan pembinaan, peningkatan integritas dan kualitas SDM, diskusi hukum, dan PTA Surabaya Award Semester I Tahun 2025. Acara diselenggarakan di Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian ruang sidang yang akan menjadi percontohan di seluruh Pengadilan Agama di Jawa Timur oleh YM. Dr. H. Imron Rosyadi, S.H., M.H., Hakim Agung Kamar Agama Mahkamah Agung RI, serta peluncuran Majalah Sapta Prima Edisi Cetak

 


Pembinaan dan diskusi hukum dipimpin langsung oleh YM. Dr. H. Imron Rosyadi, S.H., M.H., Hakim Agung Kamar Agama Mahkamah Agung RI, mengambil topik peningkatan integritas dan kualitas SDM. Harapannya, pembinaan dan diskusi hukum dapat memperkuat integritas. Parameter yang harus dipenuhi untuk memperkuat integritas adalah kejujuran dan sikap kerja yang profesional, akuntabilitas, peningkatan kinerja, dan peningkatan kualitas SDM. Hal tersebut menjadi syarat untuk mendapatkan Kembali kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. “Ketika ingin mewujudkan good government, perlu good governance yang baik juga. Integritas jangan hanya jadi retorika saja, tetapi harus diterapkan”, ucap beliau dalam pembinaan tersebut.


Pembinaan selanjutnya disampaikan oleh Drs. Arief Hidayat, S.H., M.M., Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI yang mengisi materi mengenai kesekretariatan. Beliau menjelaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas anggaran menjadi hal wajib yang harus dipenuhi dalam menjalankan realisasi anggaran. “Sesuai dengan PMK Nomor 107 Tahun 2004, beberapa perencanaan keuangan yang tidak update aturan. Diharapkan, pengelolaan keuangan akan lebih transparan lagi sesuai dengan aturan. Dokumen DIPA menjadi panduan dalam menjalankan transparansi dan akuntabilitas anggaran”, kata beliau memberikan materi pembinaan.
Materi pembinaan yang terakhir disampaikan langsung oleh Dr. H. Achmad Zainullah, S.H., M.H., Inspekstur Wilayah IV – Badan Pengawasan MA RI. Peningkatan Kapabilitas SDM melalui Pengawasan Berbasis Kinerja diharapkan dapat membentuk kinerja pegawai yang transparan dan akuntabel di lingkungan peradilan agama. Acara dilanjutkan dengan diskusi hukum yang mengambil tema “Modernisasi Peradilan Agama di Era Digital: Optimalisasi Sistem e-Court dalam Menyongsong 143 Tahun Peradilan Agama”. Diskusi hukum tersebut dipimpin langsung oleh Hakim Tinggi Dr. Drs. Toif, M.H. Diskusi hukum yang diselenggarakan ini merupakan wadah untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman untuk optimalisasi sistem e-court di peradilan agama. (Yrk)

PA Bojonegoro Gelar Tasyakuran dan Latih Tanding Tennis dalam Rangka Milad Peradilan Agama ke-143

Bojonegoro – Dalam rangka memperingati Milad Peradilan Agama ke-143, Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro menyelenggarakan dua kegiatan utama sebagai wujud syukur dan semangat kebersamaan, dengan mengusung tema “Peradilan Agama Agung, Berarti untuk Umat dan Bangsa”. Rangkaian kegiatan dimulai pada Kamis, 31 Juli 2025, dengan menggelar Tasyakuran Milad di kantor PA Bojonegoro. Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H. "Peradilan Agama genap berusia 143 tahun. Sebagai rasa syukur, kita peringati miladnya untuk menambah kekompakan dalam warga Peradilan Agama", ucap Bapak Mufi dalam sambutannya.

Acara tasyakuran dihadiri oleh tokoh-tokoh lintas ormas dan lembaga keagamaan, termasuk perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bojonegoro, tokoh Muhammadiyah, dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus bentuk refleksi dan doa bersama atas eksistensi peradilan agama yang telah berusia lebih dari satu abad. Momentum ini sekaligus memperkuat kolaborasi antar lembaga dalam pelayanan umat.

Sebagai bagian dari semarak milad, PA Bojonegoro juga menggelar kegiatan Latih Tanding Tenis antar satker se-Koordinator Bojonegoro pada Jumat, 1 Agustus 2025 di Lapangan Tennis SMAN 3 Bojonegoro. Kegiatan ini diikuti oleh empat satuan kerja, yaitu PA Bojonegoro, PA Tuban, PA Lamongan, dan PA Nganjuk. Pertandingan berlangsung meriah, penuh sportivitas, dan menjadi ajang mempererat keakraban antar aparatur peradilan agama.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PA Bojonegoro berharap semangat Milad tidak hanya menjadi simbol peringatan historis, tetapi juga menjadi momentum evaluasi dan motivasi untuk terus memberikan pelayanan hukum yang adil, transparan, dan bermartabat bagi umat dan bangsa.

 
Pembangunan Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro.
FOTO ILUSTRASI: Pejabat Pengadilan Agama Bojonegoro saat jumpa pers di Media Center gedung jalan MH.Thamrin.

Bojonegoro – Panitera PA Bojonegoro Sholikin Jamik menyebut majelis hakim setiap tahun menangani 3.600 perkara persidangan. Sehingga pembangunan Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro, Jawa Timur yang berlokasi di Jalan Pattimura Kelurahan Sumbang senilai Rp 8,5 miliar bisa meningkatkan pelayanan pencari keadilan.

“Tentu dengan pembangunan kantor baru, pelayanan masyarakat bisa maksimal.,” kata Sholikin Jamik kepada suarabanyuurip.com, Selasa (19/8/2025).

Dia menjelaskan, selama ini parkir pencari keadilan di Pengadilan Agama Bojonegoro menempati lahan milik warga. Meski lokasinya berada di depan kantor Jalan MH. Thamrin. Sehingga, dari satpam atau para pejabat PA tidak memiliki kewenangan secara langsung untuk mengawasi kendaraan warga yang memiliki jadwal sidang.

“Kami tidak mempunyai kewenangan hal itu, karena berada di lahan warga,” katanya,

Lahan yang ditempati Kantor Pengadilan Agama di Jalan MH. Thamrin Kelurahan Kauman, Kecamatan Bojonegoro, saat ini cukup sempit. Luasnya 910 meter persegi (M2). Sedangkan, pembangunan kantor baru yang menempati lahan bekas gedung Dinas Koperasi Bojonegoro di Jalan Pattimura seluas 2.560 M2.

“Dengan lahan seluas itu, tempat parkir bisa di lingkungan kantor. Sehingga bisa diawasi langsung,” ujar Jamik.

Menurut dia, adanya kantor yang luas, pelayanan bisa maksimal. Karena majelis hakim setiap tahun menangani 3.600 perkara persidangan.

“Kantor yang ada saat ini sudah kami maksimalkan, meski jadwal sidang padat. Kami berharap pembangunan segera terealisasi, agar bisa bisa ditempati,” terangnya.

Hibah kantor Pengadilan Agama Bojonegoro di Jalan Pattimura sudah pertengahan 2022. Kantor tersebut menempat aset milik Pemkab Bojonegoro. Namun, kantor itu belum difungsikan sepenuhnya. Baru ada dua ruang sidang untuk sidang dispensasi kawin.

Pemindahan Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro ini dilakukan karena lokasi kantor lama di Jalan MH Thamrin kurang luas. Setelah rehabilitasi selesai, semua kegiatan di kantor tersebut akan dipindah ke gedung baru di Jalan Pattimura.

Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Bojonegoro, Beny Kurniawan menyampaikan, rehabilitasi Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro di Jalan Pattimura telah dimulai.

Sudah mulai pembongkaran dan persiapan pondasi pancang,” kata Beny kepada suarabanyuurip.com.

Pihaknya berharap kontraktor pemenang tender dapat melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak.

“Targetnya Desember 2025 pekerjaan selesai,” pungkas Beny.(jk)

Sumber: https://suarabanyuurip.com/2025/08/19/pembangunan-kantor-pengadilan-agama-bojonegoro-rp-85-miliar-panitera-bisa-tingkatkan-layanan-masyarakat/

Sekretaris PA Bojonegoro Hadiri Yudisium Fakultas Hukum Unigoro, Dorong Lulusan Siap Hadapi Dunia Nyata


Bojonegoro – Sekretaris Pengadilan Agama Bojonegoro, Yeti Rianawati, S.H., M.H. menghadiri acara Yudisium Program Sarjana S-1 Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Bojonegoro (Unigoro) pada Kamis, 7 Agustus 2025. Acara digelar di hall Suyitno/aula pertemuan kampus Unigoro. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para calon sarjana hukum yang bersiap melangkah ke jenjang karier profesional maupun pendidikan lanjutan.

Yudisium kali ini digelar untuk 95 mahasiswa Fakultas hukum. Acara dihadiri oleh berbagai instansi penegak hukum dan pemerintahan, di antaranya perwakilan dari Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Sekretariat DPRD, Lapas, Pengadilan Agama, Ikatan Notaris Bojonegoro, Jasa Raharja, LKBH Trias Ronando, Bawaslu, Kampung Hukum, Dishub, PengDA PPAT, Kabag Hukum Pemkab Bojonegoro, hingga DPC Peradi Bojonegoro. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan praktik profesional hukum.

 

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Unigoro, H. Didik Wahyu Indarta, SH., S.P1, berpesan kepada para peserta yudisium agar mampu menempatkan diri dengan bijak dalam dunia kerja. “Jangan sampai kita berada di tempat dan waktu yang salah. Para calon sarjana harus cerdas dalam menempatkan diri,” tegasnya.Dan hal ini harus terus menerus dijadikan pengingat, supaya sukses dalam berkarir.

Sementara itu, Rektor Unigoro, Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum., memberikan arahan penting untuk bekal lulusan ke depan. Ia menekankan pentingnya attitude, critical thinking, people management, disiplin, kejujuran, serta kemampuan bekerja sama. “Gabungkan kecerdasan emosional dengan kecerdasan intelektual. Kegagalan bukan akhir, tapi justru kunci menuju kesuksesan. Jangan lupa untuk menjaga nama baik almamater,” pesannya.

Lebih inspiratif lagi, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., memotivasi para lulusan agar memiliki semangat tinggi. Ia menekankan bahwa IPK tinggi bukan satu-satunya jaminan sukses, tetapi motivasi dan akhlak yang kuatlah yang mengantarkan seseorang mencapai keberhasilan. “Saya pernah menjadi pemborong, kemudian pembohong, dan akhirnya muncul motivasi untuk ingin berbakti. Semuanya proses,” ujar Arief sambil menyampaikan bahwa sejak 2003 ia telah menulis cita-cita ingin dikenang sebagai teladan.

Acara yudisium ini diharapkan mampu mencetak lulusan hukum yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga unggul dalam karakter dan siap bersaing secara profesional di tengah tantangan dunia kerja yang dinamis.

PA Bojonegoro Hadiri Rangkaian Peringatan HUT RI ke-80 dan Gelar Upacara di Halaman Kantor

Bojonegoro – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., menghadiri rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Upacara tersebut diikuti juga oleh jajaran Forkopimda Bojonegoro. Pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Bojonegoro berjalan dengan penuh khidmat. Upacara HUT RI di alun-alun kota dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.

Berdasarkan surat tugas resmi, Ketua PA Bojonegoro turut hadir dalam beberapa agenda. Adapun agenda tersebut antara lain Malam Tasyakuran dan Sujud Syukur di Masjid Agung Darussalam (16/8), Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (16/8), Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Alun-alun Bojonegoro (17/8), Ziarah Nasional di TMP (17/8), Penyerahan Remisi Narapidana di Lapas Bojonegoro (17/8), serta Upacara Detik-detik Proklamasi, Resepsi Kenegaraan, dan Upacara Penurunan Bendera pada hari yang sama. Upacara 17 Agustus dimulai pukul 07.00 WIB, dilanjutkan pengibaran Sang Saka Merah Putih, diikuti menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, pembacaan teks Proklamasi, mengheningkan cipta, ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan penampilan antraksi berbagai kelompok kesenian Bojonegoro.

Ketua PA Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., menyampaikan, “Peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani perjuangan para pahlawan. Semangat mereka harus kita wujudkan melalui pengabdian terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai bagian dari Mahkamah Agung, kami berkomitmen menjadikan Pengadilan Agama Bojonegoro sebagai pengadilan yang bermartabat, berintegritas, dan mampu memberikan keadilan yang nyata bagi pencari keadilan.”

Selain menghadiri rangkaian acara bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro, keluarga besar Pengadilan Agama Bojonegoro juga menggelar upacara peringatan HUT RI ke-80 di halaman kantor PA Bojonegoro pada Minggu pagi, 17 Agustus 2025. Upacara ini diikuti oleh seluruh aparatur peradilan, baik hakim, pejabat struktural, fungsional, maupun pegawai, sebagai wujud penghormatan atas jasa para pahlawan dan komitmen untuk terus mengisi kemerdekaan dengan pengabdian terbaik. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, PA Bojonegoro menegaskan tekadnya untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, memperkokoh persatuan, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai amanah Mahkamah Agung Republik Indonesia. (Yrk)

KETUA PA BOJONEGORO SUPPORT PROGRAM CEK KESEHATAN GRATIS

 

Bojonegoro, 4 Agustus 2025 – Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., mendukung penuh program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG). Acara tersebut dilaksanakan di SMPN 1 Padangan, Kabupaten Bojonegoro dan dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Kedatangan Menko PMK didampingi juga oleh Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan dan disambut oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, dan Ketua TP PKK Cantika Wahono.

Kegiatan CKG ini menjadi bagian dari program nasional yang telah dimulai pada 10 Februari 2025 lalu. Saat ini giliran, siswa-siswi sekolah dasar dan menengah yang mendapat prioritas layanan Kesehatan preventif dari pemerintah. Pemeriksaan kesehatan bagi siswa meliputi berbagai aspek dasar, mulai dari tekanan darah, tinggi dan berat badan, cek gula darah, kolesterol, asam urat, hingga tes penglihatan, pendengaran, dan kesehatan gigi. Selain itu, para siswa juga menjalani tes kebugaran melalui lari sebanyak 18 putaran lintasan sepanjang 90 meter.

 

Pada kunjungannya, Bapak Pratikno menyempatkan berdialog langsung dengan para siswa yang telah mengikuti CKG. Suasana cair namun sarat pesan edukatif terjadi saat Menko PMK menyoroti pentingnya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat sejak remaja. "Generasi emas Indonesia itu salah satunya kalian. Tapi syaratnya, kalian harus sehat. Kalau tidak sehat, semuanya jadi enggak ada gunanya,” ujarnya.

Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., tampak antusias menghadiri acara tersebut. Bapak Mufi menjelaskan bahwa program Cek Kesehatan Gratis sangat bermanfaat untuk seluruh masyarakat di Bojonegoro khususnya para siswa. “Program ini bagus sekali ya. Saya berharap, program ini dapat berkelanjutan sehingga bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Harapannya, program ini mampu mencetak generasi Bojonegoro yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi,” ucap Bapak Mufi.(Yrk)

Mutasi dan Pelantikan Pejabat di Lingkungan PA Bojonegoro, Tongkat Estafet Kepemimpinan Bergulir

Bojonegoro – Pengadilan Agama Bojonegoro menjalani momen penting dalam dinamika kelembagaan melalui serangkaian kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat struktural. Agenda ini berlangsung dalam suasana penuh khidmat sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja kelembagaan.

Tiga pejabat meninggalkan jabatan di PA Bojonegoro untuk menjalankan amanah baru di satuan kerja lain. Misbah, S.H., M.H., sebelumnya menjabat sebagai Panitera, resmi berpindah tugas ke PA Nganjuk per 30 Juli 2025. Kemudian, Dr. Bayu Endragupta, S.Kom., S.H., M.H., yang sebelumnya Panitera Muda Permohonan, kini menjabat Panmud Hukum di PA Sidoarjo mulai 28 Juli 2025. Sementara Muhammad Nafi, S.H., M.H.I., yang sebelumnya menjabat Panmud Hukum, kini bertugas sebagai Panmud Gugatan di PA Tulungagung per 29 Juli 2025. "Meskipun saya hanya sebentar disini, tetapi sambutan dari PA Bojonegoro sungguh luar biasa. Semoga tali silaturahmi kita masih terus tersambung meskipun tempat kerja kita berbeda", ucap Bapak Misbah dalam sambutan perpisahannya.

Sebagai tindak lanjut dari rotasi tersebut, Pelantikan pejabat baru di PA Bojonegoro dilaksanakan pada Kamis, 31 Juli 2025. Dalam prosesi tersebut, Drs. H. Solikin, S.H., M.H., dilantik sebagai Panitera PA Bojonegoro setelah sebelumnya menjabat di Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Bersama beliau, turut dilantik Sandhy Sugijanto, S.E., S.H., M.H. sebagai Panmud Hukum (dari PA Tuban), serta dua pejabat internal yakni Ahmad Bajuri, S.H., M.H. sebagai Panmud Gugatan dan Endah Ratna Wijaya, S.H. sebagai Panmud Permohonan.

 

Tak hanya itu, jajaran kepaniteraan PA Bojonegoro juga kedatangan wajah lama, yakni Ardhany Chabib, S.H., yang kini menjabat sebagai Panitera Pengganti setelah sebelumnya bertugas di menjadi PP PA Bojonegoro lalu mutasi ke PA Sampang dan akhirnya kembali lagi bergabung menjadi kembali bagian dari PA Bojonegoro. Dengan pelantikan ini, PA Bojonegoro berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan perkara secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Gelar Upacara HUT Mahkamah Agung ke-80, Ketua PA Bojonegoro Serahkan SK PPPK

Bojonegoro, 19 Agustus 2025 – Pengadilan Agama Bojonegoro menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Mahkamah Agung Republik Indonesia yang berlangsung khidmat di halaman kantor PA Bojonegoro. Dalam upacara tersebut, Ketua PA Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., bertindak sebagai pembina apel sekaligus membacakan amanat Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., yang berjudul “Pengadilan Bermartabat, Negara Berdaulat”. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh hakim, pegawai, dan anggota Dharmayukti Karini.

 

Dalam amanatnya, Ketua Mahkamah Agung menekankan pentingnya menjaga martabat peradilan sebagai fondasi tegaknya kedaulatan negara. Pengadilan yang bermartabat adalah pengadilan yang independen, berintegritas, serta memberikan keadilan secara adil dan setara. Selain itu, Mahkamah Agung juga mengingatkan agar seluruh insan peradilan terus berkomitmen menghadirkan keadilan yang nyata bagi masyarakat melalui integritas, profesionalisme, dan keterbukaan.

Tidak hanya pelaksanaan upacara saja, Ketua PA Bojonegoro juga menyerahkan SK PPPK kepada sepuluh PPNPN yang lolos seleksi PPPK. “Saya berharap, dengan berubahnya status dari PPPNPN ke PPPK menjadikan rekan-rekan semua lebih terpacu meningkatkan kinerja dan menjaga integritas”, ucap Ketua dalam sambutannya. Usai pelaksanaan upacara, acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah lomba dan tasyakuran potong tumpeng sebagai wujud rasa syukur, serta penyerahan hadiah lomba HUT RI ke-80 yang sebelumnya telah digelar oleh keluarga besar PA Bojonegoro.

 

Ketua PA Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., menyampaikan, “Peringatan HUT Mahkamah Agung ke-80 ini tidak hanya menjadi momen refleksi, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat pengabdian. Dengan tema ‘Pengadilan Bermartabat, Negara Berdaulat’, kami berkomitmen untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik bagi pencari keadilan. Melalui rangkaian kegiatan, termasuk tasyakuran dan tes kesehatan, kami ingin menumbuhkan kebersamaan dan kepedulian sebagai keluarga besar peradilan.”

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, PA Bojonegoro juga mengadakan tes kesehatan gratis di Media Center PA Bojonegoro yang diperuntukkan bagi seluruh aparatur peradilan. Agenda ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan pegawai, sehingga diharapkan dapat mendukung kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua PA Bojonegoro Hadiri NU Fest 2025 di Unugiri, Hadirkan Semangat Kolaborasi dan Kebersamaan

Bojonegoro – Ketua Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., turut hadir dalam gelaran NU Fest 2025 yang dilangsungkan di Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro, pada Sabtu, 3 Agustus 2025, mulai pukul 08.00 WIB. Acara ini berlangsung meriah dan menjadi ajang konsolidasi serta silaturahmi antar tokoh Nahdlatul Ulama dan masyarakat.Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono, jajaran Forkopimda, PWNU Jawa Timur, dan perwakilan dari PBNU. Kehadiran tokoh-tokoh tersebut menjadi simbol kuatnya dukungan pemerintah terhadap peran NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama adalah organisasi kemasyarakatan terbesar di Kabupaten Bojonegoro.Dan dengan kontribusi nyata dalam berbagai bidang sosial, pendidikan, serta keagamaan. “Semoga NU bisa terus berkolaborasi dengan Pemkab Bojonegoro agar bersama-sama membuat Bojonegoro lebih makmur, bahagia, dan membanggakan,” ujarnya.Sesuai dg visi misi pemerintah kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menambahkan bahwa sinergi antara NU, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur selama ini sudah berjalan baik. Ia mendorong agar kolaborasi tersebut semakin diperkuat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “PCNU Bojonegoro sudah terbukti mampu menjalin kerja sama dengan semua pihak,” ujar Emil.

Puncak acara NU Fest 2025 ditandai dengan pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro beserta badan otonomnya. Diantaranya PC GP Ansor, PC Fatayat NU, PC IPNU, dan PC IPPNU. Pelantikan ini menjadi simbol regenerasi dan konsolidasi kekuatan struktural NU dalam menghadapi tantangan zaman. Selamat untuk PCNU kabupaten Bojonegoro.

Koordinasi Penyusunan Buku Profile Gender dan Anak Tahun 2025

Bojonegoro, 31 Juli 2025, Panitera Muda Pengadilan Agama Bojonegoro Bapak Ahmad Bajuri, S.H., M.H. menghadiri acara Koordinasi Penyusunan Buku Profile Gender dan Anak Tahun 2025. Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas P3AKB dan dihadiri juga oleh seluruh OPD Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini berlangsung di Creative Room Lantai 6 Pemkab Bojonegoro mulai pukul 09.30 WIB sampai selesai.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas P3AKB Bapak dr. Ahmad Hernowo, M.Kes. Beliau menyampaikan bahwa, “Latar belakang diadakannya acara ini adalah karena masih banyaknya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya di wilayah Bojonegoro. Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) cukup tinggi”, pungkas beliau.

Pemenuhan hak dan perlindungan anak untuk mewujudkan kabupaten layak anak berdasarkan PERPRES No. 25 Tahun 2021. Salah satu hal yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan dan menyajikan data dan informasi tentang pemenuhan hak dan perlindungan anak. Sasaranya meliputi data profile anak, hak sipil, lingkungan keluarga, pendidikan dsb.

Harapannya dapat tersedia data gender dan anak yang mutakhir dan akuntabel. Oleh karena itu DP3AKB Bojonegoro bekerjasama dengan OPD terkait termasuk juga Pengadilan Agama Bojonegoro. Sebagai instansi vertikal di wilayah Bojonegoro, data yang dapat disediakan oleh Pengadilan Agama Bojonegoro antara lain jumlah perceraian dan data jumlah dispensasi kawin. (AB,Nkn)

ZONA INTEGRITAS WBK Wilayah Bebas dari Korupsi
Logo WBK
Logo BerAKHLAK
Logo Bangga Melayani Bangsa
SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT IKM 3,98 / 4,00 Sangat Baik Lihat Hasil Survey
LIVE CCTV