(0353) 881235 pabojonegoro@gmail.com delegasi.pabojonegoro@gmail.com
Memuat jam...

Ketua PA Bojonegoro Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Perlindungan Hak Perempuan dan Anak di Jawa Timur

Pasuruan – Ketua Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., menghadiri Penandatanganan Kerja Sama (PKS) Pemenuhan Perlindungan Hak Perempuan dan Anak di Jawa Timur pada Selasa (29/7/2025). Acara ini berlangsung di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Pasuruan, pukul 15.00 WIB. Acara ini sebagai wujud sinergi program antara Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.UA) Hj. Khofifah Indar Parawansa, yang dalam sambutannya menyoroti tingginya angka pengajuan perceraian di sejumlah kabupaten. “Banyak perempuan mengajukan gugatan cerai, ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya memahami arti keluarga yang utuh,” ujarnya. Ia mengajak seluruh pihak untuk berpegang pada Undang-Undang Keluarga Sejahtera serta membangun pengertian dan kepercayaan di dalam keluarga.

 

Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi utama bangsa. “Ketahanan keluarga itu seperti sebuah pondasi. Jadi harus dijaga dengan baik. Karena banyak sekali kasus perceraian di Jawa Timur,” ungkapnya. Beliau menjelaskan bahwa proses perceraian tidak serta merta diputuskan, melainkan harus melalui tahapan mediasi sebagai upaya penyelesaian terlebih dahulu.

PKS ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama lintas sektor dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Selain itu juga memperkokoh ketahanan keluarga di Jawa Timur. Kehadiran Ketua PA Bojonegoro bersama jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat menunjukkan dukungan penuh terhadap langkah strategis ini demi terciptanya keluarga yang sejahtera, harmonis, dan berdaya.

Ketua PA Bojonegoro Sampaikan Materi Hukum Acara Peradilan Agama Kepada Peserta Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di UNIGORO

 

Sabtu, 5 Juli 2025 - Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro YM Bapak Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H. menjadi pengajar pada pelaksanaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan ke-IV Tahun 2025 di Fakultas Hukum Universitas Bojonegoro (UNIGORO). Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara FH UNIGORO dengan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) yang diselenggarakan pada tanggal 4 s.d. 27 Juli 2025 di Gedung Fakultas Hukum Universitas Bojonegoro.

 

Bapak Mufi diundang untuk menjadi pengajar materi ajar Hukum Acara Peradilan Agama dengan pokok bahasan; 1. ruang lingkup pengadilan agama, 2. dasar hukum, 3. kompetensi pengadilan agama, 4. prosedur dan mekanisme berperkara di pengadilan agama, 5. produk-produk pengadilan agama: putusan dan penetapan, dan 6. contoh-contoh kasus. Materi tersebut disampaikan pada Sesi I yaitu pukul 09.00 – 11.00 WIB. (Nkn)

PENGADILAN AGAMA BOJONEGORO GELAR UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA KE-80 TAHUN 2025

Bojonegoro – Senin, 02 Juni 2025 Pengadilan Agama Bojonegoro melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80 pada hari Senin, 2 Juni 2025. Upacara berlangsung khidmat di halaman kantor Pengadilan Agama Bojonegoro, dengan diikuti oleh seluruh aparatur peradilan, baik hakim, pegawai, dan staff lainnya.

Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Sdr. Abd. Fakih, S.Pd., sementara Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro, Bapak Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., bertindak selaku Pembina Upacara.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara membacakan pidato peringatan Hari Lahir Pancasila serentak yang mengangkat tema peneguhan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Beliau mengajak seluruh peserta upacara untuk merenungi kembali makna Pancasila sebagai dasar ideologi bangsa dan pondasi utama Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” tegas beliau dalam pidatonya.

Dalam pidato tersebut juga disampaikan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi. Pemerintah melalui Asta Cita menempatkan penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia sebagai salah satu prioritas nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Beliau juga menekankan perlunya pembumian nilai-nilai Pancasila di berbagai bidang kehidupan — mulai dari pendidikan, pemerintahan, ekonomi, hingga ruang digital. Nilai gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap keberagaman bangsa menjadi semangat yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

Upacara ditutup dengan doa bersama dan refleksi singkat, sebagai bentuk syukur dan harapan agar Pancasila senantiasa menjadi suluh dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar Pengadilan Agama Bojonegoro untuk memperkuat semangat kebangsaan dan komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila.

Salam Pancasila!

PA BOJONEGORO DAN KANTAH KABUPATEN BOJONEGORO TANDATANGANI PERJANJIAN KERJASAMA PERIHAL DUKUNGAN SIDANG PERDATA AGAMA DAN ADMINISTRASI TANAH

Selasa, 29 Juli 2025 Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro Bapak Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H. dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bojonegoro Bapak Ir. Sigit Rachmawan Adhi, S.T.,M.M.QRMP menandatangani perjanjian kerjasama tentang Dukungan Sidang Perdata Agama Dan Administrasi Pendaftaran Hak Yang Berhubungan Dengan Tanah Di Kabupaten Bojonegoro. Penandatanganan ini dilaksanakan di Kantor Pertanahan Kabupaten Bojonegoro JI. Dr. Cipto No.149 pada pukul 08.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan dari kedua belah pihak dan jajarannya.

Perjanjian ini berkaitan dengan dukungan sidang perdata agama yang berhubungan dengan tanah dan administrasi pendaftaran hak atas tanah, yang ruang lingkupnya meliputi:

  1. Pencocokan dokumen asli dengan fotokopinya dalam kegiatan pembuktian pada persidangan Pengadilan Agama Bojonegoro terhadap alat bukti surat berupa sertifikat atau akta lainnya yang berhubungan dengan tanah.
  2. Pengukuran bidang tanah yang merupakan obyek sengketa yang sedang ditangani oleh Pengadilan Agama Bojonegoro di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
  3. Pengukuran bidang tanah yang merupakan obyek sengketa yang telah diputus dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) serta dilaksanakan eksekusi oleh Pengadilan Agama Bojonegoro.
  4. Koordinasi antar lembaga terkait produk pengadilan yang menyangkut tanah dalam rangka kehati-hatian ketika melayani permohonan pendaftaran hak atas tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Bojonegoro.

Dalam sambutannya Ketua PA Bojonegoro Bapak Mufi menyampaikan bahwa, ”Perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat berperkara di Pengadilan Agama Bojonegoro yang perkaranya berhubungan dengan tanah dan pembuktiannya secara mudah dan sederhana. Selanjutnya dapat memberikan pelayanan kepada masyakarat pengaju layanan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bojonegoro dalam rangka menegakkan keadilan, kepastian dan kemanfaatan hukum. Hal ini sejalan dengan azas berperkara sederhana dan biaya ringan serta motto Pengadilan Agama Bojonegoro yang MATOH.”

Kepala BPN Kabupaten Bojonegoro Bapak Sigit sepakat dengan harapan dan tujuan yang disampaikan oleh Ketua PA Bojonegoro diatas. Kepala BPN Kabupaten Bojonegoro beserta jajarannya akan melaksanakan ketentuan-ketentuan yang telah disepakati untuk dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Hal tersebut tentu harus sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku pada BPN Kabupaten Bojonegoro. Semoga kedepan seluruh proses beracara yang terkait dengan pertanahan dapat berjalan lebih baik setelah adanya perjanjian kerjasama ini. (Nkn/Yt)

Pengadilan Agama Bojonegoro dan UIN Sunan Ampel Surabaya Jalin Kerja Sama di Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Bojonegoro – Pengadilan Agama Bojonegoro menjalin kerja sama resmi dengan Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada hari Senin, 13 Januari 2025. MOU ini adalah perpanjangan dari MOU sebelumnya . Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., dan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UINSA, Dr. Hj. Suqiyah Musafa’ah, M.Ag., di masing-masing institusi.

Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk mendukung pengembangan institusi dan peningkatan program kerja kedua belah pihak, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini dibangun di atas prinsip kemitraan yang saling menguntungkan, dengan semangat untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki guna mendukung mutu akademik dan profesionalisme di bidang hukum dan peradilan agama. Selain itu juga sebagai payung hukum dalam melaksanakan kegiatan dianatar kedua belah pihak.

Ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai kegiatan. Adapun kegiatan dimaksud adalah pelaksanaan praktik peradilan dan tata laksana beracara bagi mahasiswa, pengembangan kelembagaan, serta kegiatan akademik lainnya yang menunjang peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan wawasan praktis mahasiswa di lingkungan peradilan. Pelaksanaan kerja sama ini akan dikoordinasikan oleh perwakilan dari kedua institusi, dengan tetap menjunjung tinggi kegiatan pokok masing-masing pihak.

MOU di laksanakan di ruang Media Center Pengadilan Agama Bojonegoro pukul 10:30 WIB dengan dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro, Sekretaris dan Tamu dari UIN Surabaya Dr. Mochammad Arif, M.A. (Wakil Dekan 1), Dr. Lutfil Ansori, M.H, Moh. Faizurrohman, MHI.

Semoga kerja sama yang terjalin ini dapat menjadi langkah strategis dan membawa keberkahan bagi kedua lembaga, demikian disampaikan oleh Bapak Drs. Mufi Ahmad Baihaqi,M.H. Selain itu Harapan besar ditujukan agar sinergi ini mampu melahirkan lulusan-lulusan yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan nilai-nilai keadilan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap pelaksanaan program, serta menjadikan kolaborasi ini sebagai amal jariyah yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan generasi penerus bangsa.

MUSRENBANG RPJMD KABUPATEN BOJONEGORO 2025 – 2029 UNTUK KEMAJUAN BOJONEGORO

Bojonegoro, 21 Mei 2025 – Sekretaris Pengadilan Agama Bojonegoro, Yeti Rianawati, S.H., M.H., menghadiri undangan Musrenbang RPJMD 2025-2029 dari Bupati Bojonegoro. Acara tersebut berlangsung di Ruang Angling Dharma Gedung Pemkab Bojonegoro dan dibuka langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono. Pengadilan Agama Bojonegoro yang merupakan salah satu stakeholder dari Pemkab Bojonegoro diharapkan dapat beriringan bersama menyiapkan program yang tepat dalam memajukan pembangunan Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro menegaskan posisi strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam mengarahkan pembangunan daerah. Beberapa program tahun 2025 meliputi, bantuan kolam dalam buis deker untuk pemeliharaan lele, bantuan ayam petelur, bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), dan program air bersih, beasiswa, pemberian perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat, serta perlindungan BPJS ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. "Agenda ini merupakan wujud pemikiran visioner dalam pembangunan yang tidak hanya berorientasi jangka pendek, tapi juga jangka panjang untuk masa depan Bojonegoro yang lebih makmur dan membanggakan," ujarnya. Melalui Musrenbang ini, diharapkan dapat merumuskan kebijakan dan program pembangunan strategis yang efektif, tepat, dan terarah dalam berbagai sektor. Sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Kabupaten Bojonegoro.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Mitro'atin mewakili Ketua DPRD Bojonegoro menambahkan bahwa Musrenbang RPJMD ini merupakan momentum yang strategis untuk menyusun arah pembanguan dalam jangka lima tahun. "Harapan kami sesuai visi “Bahagia, Makmur dan Membanggakan”, kebijakan yang akan direncanakan harus sesuai sasaran untuk masyarakat Kabupaten Bojonegoro," ujarnya. RPJMD ini diharapkan mendorong perekonomian yang produktif dan keadilan, dengan mendukung UMKM, pertanian modern, dan investasi yang berpihak ke masyarakat. Serta mendorong lingkungan lestari yang transisi energi hijau, dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro Achmad Gunawan menambahkan Musrenbang RPJMD bertujuan menghimpun aspirasi atau harapan masyarakat terhadap tujuan, sasaran arah kebijakan dan program pembangunan Kabupaten Bojonegoro dalam rentang waktu lima tahunan. RPJMD ditetapkan maksimal enam bulan setelah Bupati atau Wakil Bupati dilantik. Pada mulanya, terdapat 22 Indeks Kinerja Utama (IKU) kemudian diseleksi menjadi 9 IKU yang disesuaikan dengan 9 program kerja Bupati.

Bojonegoro, – Ketua Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., menghadiri resepsi Milad 'Aisyiyah ke-108 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro pada Minggu (27/7/2025) di Gedung Pertemuan Masjid At-Taqwa Bojonegoro.

Acara ini mengusung tema “Dinamisasi Perempuan Berkemajuan dan Memperkokoh Ketahanan Pangan Mewujudkan Bojonegoro Berkeadilan”, menegaskan peran 'Aisyiyah dalam memperkuat peran perempuan dan ketahanan pangan sebagai bagian dari misi dakwah Islam berkemajuan.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Bojonegoro, Drs. H. Suwito, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas kiprah 'Aisyiyah selama 108 tahun yang terus istiqamah dalam dakwah keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan. “Milad ini bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk memperkokoh peran perempuan Muhammadiyah dalam membangun ketahanan pangan dan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Ketua PA Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., mengapresiasi kontribusi 'Aisyiyah yang senantiasa hadir sebagai mitra pemerintah dan masyarakat. Beliau berharap 'Aisyiyah terus mencetak generasi unggul yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan kesejahteraan, serta menjadi pelopor gerakan ketahanan pangan di Bojonegoro.

Turut juga hadir ibu wakil bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah, M.M., pimpinan organisasi Muhammadiyah, tokoh masyarakat, dan warga 'Aisyiyah yang turut memeriahkan Milad ke-108 ini. Kehadiran berbagai elemen menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dalam membangun Bojonegoro yang berkeadilan dan sejahtera.

Ketua PA Bojonegoro Hadiri Opening Ceremony "Bojonegoro Wastra Batik Festival 2025"

Bojonegoro – Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., menghadiri acara Opening Ceremony "Bojonegoro Wastra Batik Festival 2025" yang mengusung tema "Medhayoh Bojonegoro: Menyulam Identitas Lewat Wastra". Acara ini diselenggarakan di Alun-alun Bojonegoro, pada hari Selasa, 18 Juni 2025 pukul 10.30 WIB.

Pembukaan festival dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai daerah dan institusi, antara lain Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, Wakil Wali Kota Surakarta Hj. Astrid Widayani, Ketua Jalasenastri Armada II Yully Alit Jaya, serta unsur Forkopimda Bojonegoro, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati, dan Ketua Dekranasda Bojonegoro Cantika Wahono.

Acara pembukaan semakin semarak dengan penampilan budaya khas Jawa Timur, seperti Reog Ponorogo, Cucuk Lampah, dan Tari Asta Warna yang memukau para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi wadah pelestarian budaya lokal, sekaligus membangkitkan potensi kreatif masyarakat.

"Besar harapan kami, melalui kegiatan ini dapat menggali potensi, kreativitas, keunikan, dan kecintaan pada batik. Karena setiap batik mengandung cerita, nilai-nilai luhur, dan identitas daerah," ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa batik bukan sekadar kain, melainkan representasi dari kearifan lokal yang sarat makna.

"Batik bukan hanya kain, tapi adalah narasi kearifan lokal. Melalui motif-motif seperti Kayangan Api dan Daun Jati, kita tidak hanya memamerkan estetika, tapi juga menyampaikan sejarah dan karakter masyarakat Bojonegoro," tambahnya.

Kehadiran Ketua PA Bojonegoro dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan institusional terhadap pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal melalui wastra atau kain tradisional, khususnya batik Bojonegoro yang semakin dikenal luas.

PA Bojonegoro Gelar Upacara HARKITNAS ke-117, Teguhkan Semangat Persatuan dan Kemandirian Bangsa

Bojonegoro, 20 Mei 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) ke-117, Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro menggelar upacara bendera yang khidmat di halaman kantor PA Bojonegoro pada Senin pagi (20/5). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, hakim, dan pegawai Pengadilan Agama Bojonegoro sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat kebangkitan nasional yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa.

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Ketua PA Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., sementara Aditya Aryo Nugroho, S.H. dipercaya sebagai Pemimpin Upacara.

Dalam sambutannya, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi membacakan pidato resmi HARKITNAS 2025 yang sarat makna dan semangat kebangsaan. Beliau menekankan bahwa tanggal 20 Mei bukan sekadar momentum seremonial, namun merupakan pengingat akan kesadaran kolektif yang lahir 117 tahun silam, ketika organisasi Budi Utomo didirikan sebagai simbol bangkitnya semangat persatuan dan kemerdekaan dari belenggu kolonialisme.

"Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup. Ia menuntut kita untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman ini," tegasnya.

Pidato juga menyoroti tantangan global yang dihadapi bangsa saat ini, mulai dari disrupsi teknologi, krisis pangan, hingga pentingnya menjaga kedaulatan digital. Di tengah tantangan tersebut, Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo-Gibran terus mendorong berbagai program nyata seperti Program Makan Bergizi Gratis, layanan kesehatan gratis, dan penguatan talenta digital melalui pembangunan AI Centre of Excellence di Papua.

Lebih jauh, Ketua PA Bojonegoro menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional juga harus tercermin dalam pembangunan yang adil dan merata, yang berakar dari nilai-nilai kemanusiaan serta berpihak kepada rakyat kecil.

"Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah. Perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan," ujarnya menutup sambutan.

Upacara berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan kesadaran para peserta akan pentingnya menghayati nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme di tengah era modernisasi dan digitalisasi saat ini.

Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional ke-117, PA Bojonegoro meneguhkan kembali komitmennya untuk terus memberikan pelayanan hukum yang adil, transparan, dan berpihak kepada masyarakat, demi terciptanya tatanan sosial dan hukum yang berkeadilan.

Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-117!
"Bangkit Untuk Indonesia Emas!"

Pra Monev Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bojonegoro

Senin – 14 Juli 2025 Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Bojonegoro Bapak Muhammad Nafi`, S.H., M.H.I. menghadiri kegiatan Pra Monev Mall Pelayanan Publik (MPP). Kegiatan ini diselenggarakan terkait dengan evaluasi sebelum dilaksanakannya monev dari Tingkat Provinsi. Beberapa catatan dalam kegiatan ini yaitu tentang evaluasi kehadiran petugas pelayanan dari Pengadilan Agama Bojonegoro di MPP dan juga terkait hari layanan. (Nkn)

Pengadilan Agama Bojonegoro Laksanakan Apel Rutin, Tekankan Kedisiplinan dan Integritas

Bojonegoro – Pengadilan Agama Bojonegoro kembali melaksanakan apel rutin pada Senin pagi (16/6) pukul 07.30 WIB, yang dilangsungkan di halaman kantor Pengadilan Agama Bojonegoro. Apel ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara konsisten setiap hari Senin sebagai bentuk komitmen terhadap kedisiplinan dan integritas pegawai.

Pada apel pagi ini, bertindak sebagai pembina apel adalah Drs. Abd. Gani, M.H., sementara Abd. Faqih, S.Pd. bertugas sebagai komandan apel.

Dalam amanatnya, Drs. Abd. Gani, M.H. menekankan pentingnya kedisiplinan dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur peradilan. Ia menyampaikan bahwa nilai-nilai keislaman sejalan dengan prinsip integritas yang tinggi.

"Dalam Islam terdapat satu kalimat penting, yakni 'bertaqwa'. Jika seseorang benar-benar bertaqwa, maka ia tidak akan berani menerima suap, apalagi melakukan korupsi," tegas beliau.

 

Beliau menambahkan bahwa dengan menjaga kedisiplinan dan integritas, maka setiap pegawai akan mampu menjalankan pekerjaannya dengan sebaik-baiknya dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Apel pagi ditutup dengan harapan agar semangat kedisiplinan dan nilai-nilai kejujuran terus tertanam dalam budaya kerja di lingkungan Pengadilan Agama Bojonegoro.

Pimpinan dan Tenaga Teknis Mengikuti Bimbingan Teknis Kaum Rentan Berhadapan dengan Hukum

 


Bojonegoro, 9 Mei 2025 Pimpinan dan Tenaga Teknis mengikuti penyampaian materi yang diselenggarakan Badan Peradilan Agama secara daring. Materi yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Drs. H. Muchlis, S.H., M.H.) adalah “Orientasi Bimbingan Teknis”. Acara dimulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 10.00 WIB. Seluruh peserta mengikuti materi di ruang Media Center masing-masing Pengadilan Agama.
Penyampaian materi pada Jumat pagi tadi merupakan rangkaian kegiatan bimtek tentang Kaum Rentan Berhadapan dengan Hukum yang diselenggarakan secara berkelanjutan mulai Mei sampai dengan Agustus 2025. Peserta merupakan seluruh Tenaga Teknis di Lingkungan Peradilan Agama dan pelaksanaan bimtek diselenggarakan secara nasional/terpusat. Diawali dengan pendaftaran pada aplikasi SIPINTAR (Sistem Peningkatan Profesionalitas Tenaga Teknis Peradilan Agama) kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran mandiri dan pretest pada hari Kamis sore, tanggal 8 Mei 2025. Selanjutnya hari ini Jumat 9 Mei 2025 diselenggarakan penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab melalui daring.


Tujuan dari rangkaian bimtek berkelanjutan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas tenaga teknis di lingkungan peradilan agama serta sebagai upaya mendukung program prioritas nasional dalam memperluas akses keadilan bagi kaum rentan. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia menyampaikan bahwa inti kegiatan ini ada 7 (tujuh) yaitu :
1. Kebijakan Mahkamah Agung terkait Akses Keadilan (access to justice) terhadap Kaum Rentan (vulnerable groups);
2. Problematika Kaum Rentan Berhadapan dengan Hukum di Lingkungan Peradilan Agama;
3. Etika dan Perilaku Layanan Terhadap Kaum Rentan;
4. Kebijakan Pemerintah tentang Pembangunan Hukum terkait Pelayanan Keadilan bagi Kaum Rentan;
5. Komunikasi Terhadap Kaum Rentan;
6. Pedoman Mengadili Perkara Kaum Rentan Berhadapan dengan Hukum dalam Perkara Perdata;
7. Pedoman Mengadili Perkara Kaum Rentan Berhadapan dengan Hukum dalam Perkara Perdata/Jinayat;


Peserta dan waktu pelaksanaan kegiatan bimtek ini didesain terukur dalam ketertiban kehadiran dengan adanya absensi. Kegiatan ini juga terukur dalam pemahaman materi dengan adanya pretest diawal bimtek, quiz disetiap kegiatan penyampaian materi dan posttest diakhir bimtek tanggal 29 Agustus 2025 nanti. Berdasarkan informasi surat Badilag nomor 971/DJA/DL1.10/V/2025 seluruh peserta harus mengikuti posttest dengan soal berjumlah 100 butir.


Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro Drs. Mufi Ahmad Baihaqi,M.H. menyampaikan harapannya "" Bimtek bagi tenaga teknis ini sangat penting, untuk memberi ruang kepada seluruh tenaga tekhnis mengupgrade ilmunya secara berkesinambungan".Peserta bimtek dari Pengadilan Agama Bojonegoro yaitu Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Panitera, Panitera Muda, Panitera Pengganti dan Juru Sita seluruhnya mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. (Nkn/Yt)

ZONA INTEGRITAS WBK Wilayah Bebas dari Korupsi
Logo WBK
Logo BerAKHLAK
Logo Bangga Melayani Bangsa
SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT IKM 3,98 / 4,00 Sangat Baik Lihat Hasil Survey
LIVE CCTV