Bukan Sekadar Incar Juara BIA 2026, PA Bojonegoro Buktikan REBAHAN Beri Manfaat Nyata Bagi Warga
Bojonegoro, 7 September 2026 M - 25 Rabiul Awal 1448 H
Warga Bojonegoro kini tidak perlu lagi merasa kesulitan atau harus repot mengambil cuti kerja seharian hanya untuk mengurus perkara hukum di pengadilan. Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro resmi menghadirkan terobosan layanan publik terbaru bernama REBAHAN atau Registrasi E-court Bisa Akses Hanya Andalkan iNternet. Melalui inovasi digital ini, masyarakat diberikan kebebasan penuh untuk memulai proses hukum dari rumah, kantor, atau mana saja selama terhubung dengan jaringan internet. Gagasan brilian ini baru saja dinyatakan lolos seleksi administrasi dalam ajang bergengsi Bojonegoro Inovasi Award (BIA) Tahun 2026. Saat ini, seluruh jajaran PA Bojonegoro tengah bersiap melangkah ke tahap krusial berikutnya yang meliputi penilaian presentasi dan wawancara.
Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, PA Bojonegoro merancang alur operasional REBAHAN menjadi tiga langkah praktis yang saling terintegrasi. Langkah pertama dimulai dengan mengunduh aplikasi SIDORA guna melakukan registrasi akun e-Court secara mandiri tanpa harus mendatangi meja informasi pengadilan. Selanjutnya, masyarakat dapat mengunjungi portal web resmi PA Bojonegoro untuk mengunduh lalu mengisi blangko gugatan atau permohonan secara mandiri tanpa bantuan jasa pihak ketiga. Pemohon juga diwajibkan menyiapkan alat bukti awal dalam bentuk pindaian digital, seperti KTP, buku nikah, akta kelahiran anak, atau surat keterangan penghasilan sesuai jenis perkara. Setelah seluruh dokumen siap, tahap pendaftaran, pengunggahan berkas, hingga pembayaran panjar biaya perkara diselesaikan sepenuhnya secara elektronik melalui aplikasi e-Court.
Selesai melakukan pendaftaran dan pembayaran digital, pihak berperkara cukup bersantai di rumah sembari menunggu notifikasi resmi dari pihak pengadilan. Pemberitahuan mengenai detail jadwal serta tanggal persidangan akan dikirimkan secara otomatis langsung ke nomor telepon seluler maupun email pendaftar. Keunggulan paling utama dari sistem REBAHAN ini adalah warga baru diwajibkan hadir secara fisik ke kantor PA Bojonegoro tepat pada saat sidang pertama digelar. Transformasi prosedur ini secara otomatis menghapus budaya antrean panjang dan prosedur administrasi melelahkan yang selama ini menjadi bayang-bayang menakutkan bagi pencari keadilan. Waktu masyarakat tidak lagi terbuang sia-sia, sehingga mereka tetap bisa menjalankan aktivitas harian serta mempertahankan mata pencaharian tanpa harus absen bekerja.
Inovasi REBAHAN bukan sekadar digitalisasi sistem biasa, melainkan sebuah lompatan besar yang memberikan dampak psikologis serta finansial yang nyata bagi warga. Biaya bahan bakar dan transportasi umum yang biasanya membengkak bagi warga dari kecamatan terjauh kini dapat dipangkas habis untuk dialokasikan pada kebutuhan keluarga lainnya. Rasa terintimidasi oleh kerumitan birokrasi maupun bahasa hukum juga berhasil dikikis berkat ketersediaan panduan dokumen yang jelas serta mudah dipahami oleh orang awam. Proses pendaftaran yang dilakukan dari ruang privat ini sangat membantu menjaga privasi sekaligus melindungi kenyamanan emosional warga yang tengah menghadapi sengketa keluarga. Pada akhirnya, ketika pihak berperkara menginjakkan kaki di pengadilan pada hari sidang pertama, mereka datang dengan status berkas yang sudah terverifikasi serta mental yang lebih fokus.
Menyikapi keberhasilan lolos seleksi BIA 2026, Ketua PA Bojonegoro, Sutikno, S.Ag, M.H, menegaskan bahwa meraih gelar juara dalam kompetisi tersebut hanyalah sebuah bonus. Beliau menggarisbawahi bahwa kemenangan sesungguhnya adalah ketika kehadiran inovasi REBAHAN ini secara nyata mampu mempermudah urusan warga tanpa membebani mereka secara moril maupun materiil. Institusi pengadilan berkomitmen memastikan terobosan ini terus memberikan pelayanan yang adil sekaligus kemanfaatan langsung bagi seluruh lapisan masyarakat Bojonegoro. Guna menghadapi tahap seleksi presentasi lanjutan, PA Bojonegoro telah menyiapkan tim khusus untuk menjabarkan dampak positif dari inovasi peradilan merakyat ini. Didukung oleh sosialisasi masif melalui portal web, layanan obrolan langsung, dan kampanye media sosial, akses keadilan yang modern kini benar-benar merata dan berada di dalam genggaman masyarakat. Snd

