Oleh: Sholikin Jamik
SuaraBojonegoro.com – Keistimewaan Hari Arafah itu luar biasa. Hari yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah ini dianggap sebagai hari paling utama dalam setahun.
Berikut adalah keistimewaannya berdasarkan Al-Qur’an, hadis, dan penjelasan para ulama:
1. Hari Disempurnakannya Agama Islam
Ayat paling penting dalam Islam turun di Arafah:
“Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu.” (QS. Al-Ma’idah: 3)
Umar bin Khattab mengatakan bahwa ayat ini turun saat Nabi \text{\ conifers}\ \ Bilal\ \ \text{W}} (Nabi Muhammad ﷺ) sedang wukuf di Arafah pada hari Jumat. Jadi, Arafah adalah tempat Allah menyatakan bahwa agama ini sudah selesai dan sempurna.
2. Puncak Ibadah Haji
Nabi ﷺ bersabda:
“Al-hajju Arafah” (Haji itu adalah Arafah).
Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang paling pokok. Jika seseorang melewatkan wukuf, maka hajinya batal. Orang-orang yang sedang wukuf ini dibanggakan oleh Allah di hadapan para malaikat-Nya.
3. Hari Paling Banyak Allah Membebaskan Hamba dari Neraka
Nabi ﷺ bersabda:
“Tidak ada hari di mana Allah lebih banyak membebaskan hamba dari neraka selain Hari Arafah.”
Pada hari itu, Allah mendekat ke langit dunia kepada hamba-Nya yang sedang wukuf, lalu berfirman kepada para malaikat: “Lihatlah hamba-Ku, mereka datang kepada-Ku dalam keadaan kusut dan berdebu.” Bahkan, sekalipun dosamu sebanyak hamparan pasir, Allah akan menghapusnya.
4. Puasa Arafah Menghapus Dosa Dua Tahun
Bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, dianjurkan untuk berpuasa:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
Atha’ bin Abi Rabah mengatakan bahwa pahala puasa Arafah itu setara dengan berpuasa selama 2.000 hari.
5. Doa Paling Mustajab
Nabi ﷺ bersabda:
“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.”
Zikir terbaik pada hari tersebut adalah:
La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadir.
Oleh karena itu, para jemaah haji sepanjang hari di Arafah hanya fokus untuk berdoa, berzikir, dan beristigfar.
6. Hari yang Paling Dicintai Allah untuk Beramal
Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah waktu di mana amal saleh paling dicintai oleh Allah, dan puncaknya adalah Hari Arafah. Bahkan, pahala beramal di hari-hari ini melebihi pahala jihad, kecuali bagi orang yang keluar berjihad membawa jiwa dan hartanya, lalu ia mati syahid.
7. Hari Paling Utama dalam Setahun
Anas bin Malik mengatakan bahwa Hari Arafah lebih utama daripada 10.000 hari lainnya. Dalam mazhab Syafi’i, jika seseorang bersumpah, “Istriku jatuh talak pada hari yang paling utama,” maka talak tersebut jatuh pada Hari Arafah.
Kenapa Arafah Spesial Banget?
Karena di sanalah semua kebaikan berkumpul:
Tempat bertemunya kembali Nabi Adam dan Hawa.
Tempat Nabi Ibrahim diuji oleh Allah.
Tempat turunnya ayat penyempurna agama Islam.
Momen di mana Allah mendekat ke langit dunia.
Waktu di mana doa-doa paling dikabulkan.
Waktu paling banyak manusia dibebaskan dari api neraka.
Mengingat begitu besarnya keutamaan hari ini, meskipun kita tidak sedang melaksanakan ibadah haji, kita sangat dianjurkan untuk berpuasa, memperbanyak doa, berzikir, serta beristigfar pada tanggal 9 Dzulhijjah. (**)
Sumber : https://suarabojonegoro.com/keistimewaan-hari-arafah/

