logo

KETUA PA BOJONEGORO SIDAK IMPLEMENTASI INOVASI UNGGULAN PTSP ONLINE DISKA DAN ISBAT

Bertempat di ruang PTSP pengadilan Agama Bojonegoro, pada hari Senin, tanggal 25 Maretr 2024 pukul 15.15 WIB, Ketua PA Bojonegoro melakukan sidak untuk memonitoring pemanfaatan
KETUA PA BOJONEGORO SIDAK IMPLEMENTASI INOVASI UNGGULAN PTSP ONLINE DISKA DAN ISBAT

Kaleidoskop Pengadilan Agama Bojonegoro Meraih predikat WBK

Kaleidoskop Pengadilan Agama Bojonegoro Meraih predikat WBK

Ucapan Terima Kasih dan Penghargaan Plt. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama

Ucapan Terima Kasih dan Penghargaan Plt. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama

FAQ-IH

Dalam suatu website, FAQ adalah hal umum disediakan untuk memudahkan pengunjung mendapatkan informasi. Kepanjangan FAQ-IH adalah Frequently Asked Questions dan Informasi Humas
FAQ-IH

Desk Evaluation PA Bojonegoro

Bojonegoro, 3/8/2023 – “Jalan-jalan ke Kota Madiun, Mari Kita Mulai Penilaian Ini dengan Ucapan Assalamualaikum” sebait pantun dari Jhon Rico, Sp.SI.,M.M., s
Desk Evaluation PA Bojonegoro

Biaya Perkara

SIPP

Jadwal Sidang

SIWAS

e-court

Gugatan Mandiri

WA

aco

PTSP Online

CEK AKTA CERAI

Dipublikasikan oleh admin on . Hits: 322

CJH Kabupaten Bojonegoro Menunggu ID Card Haji

BOJONEGORORadar Bojonegoro – Rangkaian persiapan menjalankan ibadah haji telah dilakukan para calon jemaah haji (CJH) Bojonegoro. Mulai dari pelunasan, pemeriksaan kesehatan, pembuatan paspor, perekaman biovisa, hingga manasik haji.

Di sisa waktu sekitar dua minggu menjelang keberangkatan, tepatnya pada Sabtu (11/5) dan Minggu (19/5). Para CJH Bojonegoro saat ini, tinggal menunggu kartu identitas (id card) haji dan surat perintah masuk asrama (SPMA).

’’Setelah dilaksanakan manasik haji tingkat kabupaten. Selanjutnya, menunggu mendapatkan id card haji dan SPMA,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Abdulloh Hafidz.

Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Masyarakat Madani Bojonegoro Sholikin Jamik mengatakan, untuk mengukur progres haji saat ini harus dilihat dari tingkat pemahaman jemaah haji melalui manasik.

CJH harus paham rukun haji. Termasuk, wajib dan sunah yang harus dijalankan ketika ibadah haji. ’’Jika jemaah tidak memahami rukun haji, maka hajinya akan batal. Dan, ketika jemaah tidak memahami wajib haji, harus membayar dam. Meskipun hajinya tidak batal. Sedangkan, sunah sendiri menjadi penting untuk mencari tambahan ibadah,” paparnya.

Dia melanjutkan, para CJH harus sukses dari sisi kesehatan. Mengingat, haji adalah ibadah fisik. Sehingga, kesehatan menjadi penting. Para CJH diimbau membawa obat yang terbiasa dikonsumsi dari Tanah Air.

Karena harga obat di Tanah Suci tergolong mahal dan belum tentu cocok untuk para CJH. Terlebih, mengingat perbedaan cuaca di Tanah Suci yang berbeda jauh dengan Indonesia.

Selanjutnya, para jemaah harus bisa memahami pengorganisasian. Prinsipnya, jemaah harus tahu melakukan apa, berkoordinasi dengan siapa, dan bertanggung jawab pada siapa. Jadi, para jemaah harus paham dengan posisinya.

’’Kegagalan dalam pengorganisasian akan menjadi masalah besar. Seperti, berita jemaah hilang itu karena tidak paham pengorganisasiannya,” tambahnya.

Sholikin mengimbau, para jemaah agar menata niat. Karena niat yang salah dapat menggagalkan seluruh ibadah haji. Perlu disadari, bahwa mereka yang ke Tanah Suci untuk beribadah kepada Allah untuk mengingat seluruh perjalanan hidup hingga meninggal. (ewi/bgs)

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Bojonegoro Klas IA

Jalan MH. Thamrin No.88
Bojonegoro,
Jawa Timur


(0353) 881235

(0353) 892229

pabojonegoro@gmail.com